RSUD Sarolangun Targetkan 36 Ribu Pelayanan Pasien/Tahun

RSUD Sarolangun Targetkan 36 Ribu Pelayanan Pasien/Tahun

 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Rumah sakit umum Chatib Quzwain Sarolangun kini menjadi rujukan studi banding rumah sakit lainnya. Hal ini setelah rumah sakit daerah itu mendapat akreditasi pada 2016 lalu. Selain, sebagai rujukan studi banding RS lain,

kini RS yang telah BLUD itu, akan meningkatkan pelayanan jumlah kunjungan pasien. Hal itu disampaikan Direktur RSUD Chatib Quzwain, Irwan Mizwar, kemarin.

Irwan mengatakan, jumlah pasien yang dilayani pada tahun ini akan lebih banyak. Jumlah tersebut dipastikan meningkat pada tahun sebelumnya.

"Tahun ini target pelayanan kunjungan pasien 36 ribu orang. Kemungkinan bisa mencapai 40 ribu orang, kita optimistis," ungkapnya.

Dia mengatakan, setelah terakreditasi kini rumah sakit Sarolangun sering menjadi tempat studi banding rumah sakit lainnya. Studi banding yang dilakukan ke RSUD Sarolangun adalah dalam upaya mendapatkan akreditasi rumah sakit sesuai standar yang telah ditetapkan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

"Kita kan sudah terakreditasi jadi mereka ingin belajar melihat kita melakukan itu," jelasnya.

Dijelaskannya, akreditasi yang diberikan itu adalah sebagai bukti pelayanan rumah sakit yang sesuai dengan standar lembaga independent yang ditunjuk oleh Kementerian Kesehatan RI. "Untuk sesuai standar butuh biaya banyak, kebanyakan rumah sakit belum memenuhi standar tersebut karena biaya yang dibutuhkan sangat besar," paparnya. Disinggung tentang keberadaan rumah sakit di Provinsi Jambi. Irwan menjelaskan, yang sudah mendapatkan sertifikasi Kementerian RI adalah baru ada dua. Yakni RSUD Abdul Mantap Kota Jambi dan RSUD HM Chatib Quswain Sarolangun."Nilai Akreditasi kita 91," pungkasnya.

Sumber

 

96 Manggis FM Jambi

2